Individu Terlibat
Anggota aktif, warga pesisir, mahasiswa, dan pegiat lingkungan.
Sejak didirikan, Komunitas Danau Biru terus berkomitmen untuk tidak hanya merencanakan, tetapi juga melakukan aksi nyata bersama relawan, mitra, dan masyarakat.
Anggota aktif, warga pesisir, mahasiswa, dan pegiat lingkungan.
Pesisir Danau Tempe dan lahan basah Kabupaten Wajo dan sekitarnya.
Program lingkungan dan sosial yang terdokumentasi oleh KDBI.
Pengumpulan data dasar riset dan ekologi sedang dirintis.
Kegiatan mencakup clean-up pesisir Danau Tempe, Green Webinar Series, bakti sosial tanggap bencana banjir, pelatihan inovasi olahan ikan, dan sharing knowledge bersama masyarakat dan akademisi.
Gerakan KDBI telah menjangkau dan melibatkan lebih dari 100 individu yang terdiri dari anggota aktif komunitas, warga desa pesisir Danau Tempe, mahasiswa termasuk kolaborasi aktif dengan HIMAPRI UNIPRIMA, serta pegiat lingkungan dari berbagai latar belakang.
Aksi telah menyentuh 5 titik lokasi yang tersebar di wilayah pesisir Danau Tempe dan lahan basah di Kabupaten Wajo dan sekitarnya, dengan fokus pada titik rawan sampah, desa binaan untuk edukasi UMKM, dan lokasi pengamatan keanekaragaman hayati.
KDBI sedang menginisiasi pengumpulan baseline data sebagai landasan pelestarian jangka panjang.
Data awal ini ditujukan sebagai landasan evaluasi dan perancangan program di masa mendatang.
Melalui bird watching, KDBI secara bertahap mendokumentasikan dan mengidentifikasi burung air endemik maupun migran untuk menyusun katalog awal satwa di kawasan lahan basah Danau Tempe.
Pencatatan awal kondisi pesisir dilakukan dengan memetakan titik rawan tumpukan sampah dan jenis limbah dominan selama kegiatan clean-up.
KDBI mulai mendata kelompok masyarakat sekitar danau yang berpotensi atau telah mendapatkan pelatihan keterampilan untuk pengembangan UMKM hijau.